Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Tak Ingin Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir
Advertisement . Scroll to see content

Jenderal Norwegia: Barat Harus Dengarkan dengan Jelas Ancaman Nuklir Vladimir Putin

Selasa, 18 Oktober 2022 - 16:24:00 WIB
Jenderal Norwegia: Barat Harus Dengarkan dengan Jelas Ancaman Nuklir Vladimir Putin
Eirik Kristoffersen (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

OSLO, iNews.id - Panglima Angkatan Bersenjata Norwegia Eirik Kristoffersen menegaskan negara Barat harus mendengarkan dengan saksama ancaman nuklir oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Namun dia yakin Putin tak akan menggunakannya dalam perang.

Menurut Kristoffersen, ancaman nuklir tersebut lebih berguna bagi Putin ketimbang benar-benar menggunakannya.

"Pertama-tama, kita harus mendengarkan apa yang dia (Putin) katakan. Kedua, tidak ada alasan baginya untuk menggunakan senjata nuklir. Tidak ada ancaman keamanan eksistensial bagi Rusia. Jadi dia tidak punya alasan untuk menggunakannya," kata Kristoffersen, kepada Reuters, dikutip Selasa (18/10/2022).

Pernyataan itu disampaikan Kristoffersen dalam wawancara sebelum latihan penanganan serangan senjata nuklir yang digelar NATO pekan ini. Norwegia merupakan negara NATO dan berbatasan langsung dengan Rusia di Kutub Utara.

“Ini tentang pencegahan, seperti saat Perang Dingin. Ini tentang memastikan bahwa (Rusia) memiliki kemampuan dan menunjukkan kepada kita, seluruh dunia, bahwa dia bisa melakukannya," tuturnya.

Lebih lanjut Kristoffersen menegaskan keyakinannya Putin akan mengikuti doktrin bahwa senjata nuklir baru akan digunakan saat Rusia benar-benar terancam.

"Dia mengikuti doktrinnya. Jadi jika ada serangan nuklir ke Rusia, pasti (digunakan). Jika ada ancaman eksistensial ke Rusia, pasti," katanya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut