Jika Perang AS-China Meletus, Warga Filipina Akan Dilibatkan dalam Konflik
Pada Senin (23/11/2020) kemarin, Washington menegaskan kembali komitmennya atas klaim teritorial Manila di Laut China Selatan yang kaya energi.
"Pesan kami adalah kami akan berada di sini (Filipina), kami mendukung Anda, dan kami tidak akan pergi," kata Penasihat Keamanan Nasional AS Robert O'Brien dalam kunjungannya ke Manila.
Beijing menentang keras intervensi AS di Laut China Selatan
Beijing dengan keras menentang intervensi AS di Filipina dan kawasan Indo-Pasifik secara keseluruhan.
Dalam keterangan resminya, Kedutaan Besar China di Filipina menyebut upaya AS terlibat dalam konflik Laut China Selatan sebagai manuver terselubung untuk memuluskan kepentingan sendiri.
"Kami dengan tegas menentang pernyataan yang penuh dengan mentalitas Perang Dingin dan dengan sembrono menghasut konfrontasi," isi pernyataan.