Joe Biden dan Kamala Harris Memulai Kampanye Pilpres AS

Anton Suhartono ยท Kamis, 13 Agustus 2020 - 06:18 WIB
Joe Biden dan Kamala Harris Memulai Kampanye Pilpres AS

Joe Biden dan Kamala Harris memulai kampanye sebagai pasangan capres dan cawapres AS(Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden beserta wakilnya Kamala Harris memulai kampanye perdana mereka sebagai pasangan peserta Pemilihan Presiden AS, Rabu (12/8/2020).

Pada kesempatan itu, Biden mengatakan sudah waktunya untuk membangun kembali AS setelah satu masa jabatan dipegang Presiden Donald Trump. Biden juga menyebutkan presiden saat ini telah gagal memimpin negara dalam melalui krisis. Pria 77 tahun itu berjanji, dia dan Harris akan memperbaiki semua kekacauan di dalam dan luar negeri.

Lebih lanjut Biden mengungkap kisah Harris sebagai anak imigran dan perempuan kulit berwarna yang berjuang untuk mencapai jajaran tertinggi di lingkaran hukum dan pemerintahan AS menjadi menginspirasi bagi negara.

"Kisahnya merupakan kisah Amerika. Dia bekerja keras, tidak pernah mundur dari tantangan dan dia mendapatkan semua penghargaan untuk itu," kata Biden, di samping Harris, dalam pidato dari kampung halamannya di Wilmingon, Dalware, dikutip dari AFP, Kamis (13/8/2020).

Biden juga membela Harris dari serangan Trump yang menyebutnya sebagai perempuan mengerikan.

Sementara itu Harris mengungkapkan banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memperbaiki negara.

"Semua yang kita pedulikan, semuanya dipertaruhkan," kata perempuan 55 tahun yang menjadi perempuan kulit hitam pertama yang menjadi cawapres AS itu.

Dia menyinggung kasus rasisme yang memicu pergolakan nasional serta kekerasan polisi terhadap ras tertentu.

"Kita mengalami gejolak moral dengan rasisme serta ketidakadilan sistemik yang telah membawa koalisi baru ke jalan-jalan negara menuntut perubahan," katanya.

Harris merupakan politikus perempuan yang terkenal dengan keberaniannya. Senator yang juga menjadi perempuan kulit hitam pertama menduduki posisi Jaksa Agung California itu berkali-kali mengkritik Trump, bahkan mendukung pemakzulannya.

Editor : Anton Suhartono