Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak saat Jalankan Misi Serang Iran, 6 Tentara Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Joe Biden Sebut Gencatan Senjata di Gaza Bakal Tercapai Sebelum Lengser dari Gedung Putih

Selasa, 13 Agustus 2024 - 19:59:00 WIB
Joe Biden Sebut Gencatan Senjata di Gaza Bakal Tercapai Sebelum Lengser dari Gedung Putih
Joe Biden sesumbar gencatan senjata di Gaza mungkin terwujud sebelum dirinya lengser dari Gedung Putih pada Januari 2025 (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut gencatan senjata di Jalur Gaza mungkin terwujud sebelum dirinya lengser dari Gedung Putih.

"Iya, itu masih mungkin (gencatan senjata)," kata Biden, dalam wawacara dengan CBS. 

Artinya gencatan senjata di Gaza bisa saja terwujud sebelum 5 bulan. Biden akan melepaskan jabatannya pada 20 Junuari 2025, digantikan pemenang Pilpres AS 2024 antara Kamala Harris atau Donald Trump.

Biden menegaskan berusaha keras untuk mewujudkan gencatan senjata di Gaza, termasuk dengan menyodorkan proposal perdamaian tiga tahap. Namun usulan yang disampaikannya pada akhir Mei itu belum memenuhi keinginan Israel maupun Hamas.

"Rencana yang saya susun, didukung oleh G7, didukung oleh Dewan Keamanan PBB, dan lain-lain, masih layak," ujarnya, dalam wawancara yang disiarkan Minggu waktu setempat.

"Saya dan seluruh tim saya, bekerja setiap hari untuk memastikan tidak meningkat menjadi perang di kawasan. Namun, bisa dilakukan dengan mudah," kata Biden, melanjutkan.

Gencatan senjata tiga fase yang diusulkannya mencakup mengakhiri permusuhan di Gaza, pertukaran sandera Israel dan tahahan Palestina, hingga pembangunan kembali Gaza.

Mesir, Qatar, dan AS sejak beberapa bulan lalu menjadi penengah negosiasi gencatan senjata Israel dan Hamas. Namun sampai saat ini tak membuahkan hasi.

Hamas menuntut Israel menghentikan serangan secara permanen, menarik seluruh pasukan dari Gaza, serta membolehkan seluruh pengungsi pulang ke rumah-rumah mereka termasuk di Gaza Utara. Israel menolak seruan itu dengan alasan tujuan mereka menyerang Gaza adalah melenyapkan Hamas.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut