Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel
Advertisement . Scroll to see content

Jutaan Warga Depresi akibat Perang Gaza, Israel Kekurangan Terapis dan Psikolog

Selasa, 25 November 2025 - 11:00:00 WIB
Jutaan Warga Depresi akibat Perang Gaza, Israel Kekurangan Terapis dan Psikolog
Dua tahun setelah perang Gaza pecah, Israel menghadapi krisis kesehatan mental terbesar dalam sejarah modern negara itu (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Bahkan sebelum perang, sistem kesehatan mental Israel telah berada dalam kondisi kekurangan staf. Setelah perang pecah, kondisi itu berubah menjadi krisis nasional:

  • Waktu tunggu untuk mendapat layanan psikologis kini berbulan-bulan.
  • Terapis dan psikiater tidak mencukupi untuk menangani jutaan kasus baru.
  • Infrastruktur kesehatan mental tak mampu menanggung beban lonjakan pasien.

Para penyintas trauma menegaskan bahwa masalah terbesar justru muncul setelah tentara pulang dari pertempuran—di saat mereka harus menghadapi mimpi buruk, stres pascatrauma, dan kecemasan kronis.

Kecanduan Narkoba Melonjak Tajam

Dampak sosial lain yang tak kalah mengkhawatirkan adalah lonjakan penggunaan dan kecanduan narkoba.

Jika pada 2018 angka kecanduan berada pada satu dari 10 orang, kini melonjak drastis menjadi satu dari empat warga Israel. Para ahli menyebutnya sebagai “lonceng bahaya keras” bagi masa depan sosial negara tersebut.

Hancurnya keluarga, tekanan ekonomi, dan ketakutan berkepanjangan disebut sebagai pemicu meningkatnya angka kecanduan selama perang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut