Kain Kiswah Kakbah Diganti di Bawah Guyuran Hujan

Anton Suhartono ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 07:07 WIB
Kain Kiswah Kakbah Diganti di Bawah Guyuran Hujan

Kain kiswah diganti di bawah guyuran hujan pada 29 Juli (Screengrab: YouTube)

MAKKAH, iNews.id - Kain kiswah yang menutupi Kakbah, Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, diganti pada Rabu (29/7/2020) malam. Hal yang menarik, kain yang berisi tulisan kaligrafi dari benang emas itu diganti di bawah guyuran hujan.

Padahal Arab Saudi sedang berada di musim panas, beberapa jam sebelumnya sengatan matahari yang sangat panas menyelimuti jemaah yang melaksanakan Tawaf Qudum di area Kakbah.

Meski demikian hujan tak sampai mengganggu prosesi penggantian kain berwarna hitam itu. Bagian penting dari proses penggantian berlangsung saat hujan sudah berhenti.

Video-video saat penggantian kiswah di bawah guyuran hujan beredar luas di media sosial.

Wakil Kepala Kepresidenan Umum untuk Dua Masjid Suci Ahmed bin Mohammed Al Mansouri mengatakan, kiswah yang diganti terdiri dari empat sisi dan tirai untuk pintu.

Masing-masing dari empat bagian kiswah diangkat secara terpisah. Kain kiswah yang baru diangkat terlebih dulu menggunakan tali oleh petugas yang berada di atab Kakbah. Setelah itu kain kiswah yang lama dijatuhkan. Cara ini dilakukan pada empat sisi Kakbah.

"Proses dimulai dari sisi Hatim (dinding barat laut Kakbah), karena Al Mizab (talang air hujan terbuat dari emas) memerlukan pembukaan khusus di bagian atas. Setelah mengonsolidasikan semua sisi, sudut-sudut diperkuat dengan menjahitnya dari bagian atas kain hingga ke bawah," kata Al Mansouri, seperti dikutip dari Saudi Gazette, Kamis (30/7/2020).

Dia menambahkan kain kiswah terbuat dari 670 kilogram bahan sutra berkualitas tinggi, 120 kilogram benang emas, dan 100 kilogram benang perak.

Sebanyak 200 pengerajin terlibat dalam pembuatan kiswah di Kompleks Raja Abdul Aziz untuk Kiswah Kakbah Suci.

Editor : Anton Suhartono