Kamala Harris Jadi Cawapres AS Dampingi Biden, Priyanka Chopra: Momen Bersejarah

Anton Suhartono ยท Rabu, 12 Agustus 2020 - 08:08:00 WIB
Kamala Harris Jadi Cawapres AS Dampingi Biden, Priyanka Chopra: Momen Bersejarah
Kamala Harris (Foto: AFP)

NEW DELHI, iNews.id - Aktris India Priyanka Chopra senang mendengar kabar perempuan keturunan India, Kamala Harris, dipercaya menjadi calon wakil presiden Amerika Serikat (cawapres AS) untuk mendampingi Joe Biden dalam pimilihan presiden (pilpres AS) November mendatang.

Chopra menyebut penunjukan Harris sebagai langkah inovatif yang dilakukan Biden. Bintang Bollywood itu juga menggambarkan penunjukan Harris sebagai momen bersejarah.

"Ini merupakan momen bersejarah, transformasional, dan membanggakan bagi semua perempuan. Semua perempuan kulit berwarna, semua perempuan kulit hitam, dan semua perempuan Asia Selatan. Selamat @kamalaharris telah menjadi perempuan kulit hitam pertama dan orang keturunan India pertama yang bersaing untuk mendapatkan tiket presiden partai besar AS," kata Chopra, dalam posting-an di Instagram, seperti dilaporkan kembali KT, Rabu (12/8/2020).

Harris merupakan anak pasangan Shyamala Gopalan, seorang peneliti kanker dari India, serta Donald Harris, profesor ekonomi Afrika-Jamaika.

Dalam asuhan Shyamala Gopalan, dia tumbuh di tengah budaya India yang kental. Meski demikian, Harris mengakui ibunya mengadopsi budaya kulit hitam Oakland yang kental.

"Ibu saya paham betul bahwa dia membesarkan dua anak perempuan kulit hitam," kata Harris dalam otobiografinya berjudul 'The Truths We Hold'.

"Dia tahu bahwa tanah air angkatnya akan melihat Maya dan saya sebagai perempuan kulit hitam dan dia bertekad untuk membuat kami tumbuh menjadi perempuan kulit hitam yang percaya diri dan bangga."

Perempuan dengan latar belakang pendidikan hukum itu sempat bentrok dengan Biden saat debat pendahuluan di Partai Demokrat. Dia mencela Biden terakait program bus tahun 1970-an yang memaksa integrasi sekolah-sekolah.

Sejak itu pamornya menurun di kalangan para pendukung Partai Demokrat. Dia pun memutuskan mundur dari pencalonan pada Desember 2019, namun pada Maret memutuskan mendukung Biden.


Editor : Anton Suhartono