Kantor Bursa Efek Pakistan Diserang, PM Imran Khan Sebut India Pelakunya

Anton Suhartono ยท Selasa, 30 Juni 2020 - 20:38 WIB
Kantor Bursa Efek Pakistan Diserang, PM Imran Khan Sebut India Pelakunya

Imran Khan (Foto: AFP)

ISLAMABAD, iNews.id - Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menuduh India di balik serangan bersenjata di kantor Bursa Efek Pakistan, Karachi, Senin (29/6/2020).

Khan bahkan menyebut tak diragukan lagi serangan yang menewaskan empat  (sebelumnya disebutkan enam) orang itu merupakan ulah India.

“Tidak diragukan lagi bahwa India berada di balik serangan,” ujarnya, dalam pidato kepada parlemen, dikutip dari Reuters, Selasa (30/6/2020).

“Dalam 2 bulan terakhir, jajaran kabinet saya tahu (akan ada serangan). Saya sudah menginformasikan kepada para menteri. Seluruh agen-agen kami dalam kondisi siaga tinggi,” ujarnya, melanjutkan.

India membantah terlibat dalam serangan tersebut.

Seperti diberitakan, kelompok separatis Tentara Pembebasan Balochistan (BLA) mengaku bertanggung jawab atas serangan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 waktu setempat itu. Empat pelaku yang datang menggunakan mobil sedan tewas dalam baku tembak dengan pasukan keamanan.

Sementara empat orang lainnya yang tewas adalah tiga sekuriti Bursa Efek Pakistan dan satu polisi.

Dalam pernyataan yang dikirim ke AFP, BLA menyebut serangan itu tak hanya mengincar perekonomian Pakistan, tapi juga kepentingan China.

BLA, yang berjuang menuntut kemerdekaan dari Pakistan, menentang keras eksploitasi wilayah provinsi untuk proyek-proyek infrastruktur yang didanai China.

Editor : Anton Suhartono