Kebakaran 7 Apartemen Hong Kong Dipicu Renovasi Tak Sesuai Aturan, Polisi Tangkap 14 Orang
Renovasi Sejak 2024 tapi Pengawasan Lemah
Renovasi besar-besaran delapan menara apartemen ini dimulai pada Juli 2024. Namun, investigasi awal menemukan adanya kelalaian besar dan dugaan manipulasi material oleh pihak kontraktor dan subkontraktor.
Kebakaran yang berlangsung selama 43 jam itu membakar habis tujuh gedung apartemen dan membuat ribuan penghuni kehilangan tempat tinggal. Kompleks tersebut dihuni lebih dari 4.600 warga.
Jumlah korban tewas hingga Senin (1/12/2025) malam mencapai 151 orang, sementara 79 lainnya mengalami luka-luka. Sempat dilaporkan bahwa 159 penghuni masih hilang, namun otoritas kemudian menyatakan sebagian besar di antaranya berhasil ditemukan dalam kondisi aman.
Namun, Tsang Shuk Yin, pejabat unit investigasi Kepolisian Hong Kong, mengatakan sekitar 40 orang masih belum diketahui keberadaannya. Dia menegaskan angka awal yang menyebut lebih dari 100 orang hilang tidak didukung data valid.
Editor: Anton Suhartono