Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : WNA Taiwan Tersangka Kasus 1,16 Ton Ketamine Dibawa ke Bareskrim, Terancam 12 Tahun Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Kecelakaan Kereta Tewaskan 50 Orang, Penyelidik Minta Warga Kirim Foto-Foto Kejadian

Senin, 05 April 2021 - 15:49:00 WIB
Kecelakaan Kereta Tewaskan 50 Orang, Penyelidik Minta Warga Kirim Foto-Foto Kejadian
Jaksa penuntut Taiwan meminta warga yang mengabadikan kecelakaan kereta untuk mengirimnya guna membantu penyelidikan (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Akibat benturan dengan truk, sebagian gerbong tergelincir begitu memasuki terowongan, mengempaskan para penumpang, terutama yang berdiri. 

Truk tersebut dikemudikan supervisor lokasi konstruksi, Lee Yi Hsiang, dan sudah ditahan pada Minggu. Dia ditahan selama 2 bulan dan tak diperbolehkan menjalin kontak dengan dunia luar karena khawatir berkomunikasi dengan orang lain untuk menghilangkan barang bukti.

Lee menyampaikan permintaan maaf sambil menangis saat dibawa dari rumahnya. Dia menegaskan akan bekerja sama sepenuhnya untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan serta siap bertanggung jawab.

Hasil penyelidikan awal mengungkap, masinis hanya memiliki waktu 6,9 detik untuk bereaksi begitu melihat truk di rel. Masinis dan asistennya tewas dalam kecelakaan itu. Sebagian besar korban tewas berada di empat gerbong paling depan dari total delapan.

Menteri Perhubungan Lin Chia Lung juga mengajukan pengunduran diri dengan mengatakan akan bertanggung jawab penuh.

Namun Perdana Menteri Su Tseng Chang memintanya untuk tetap di jabatan untuk sementara waktu.

Lin juga menjabat menhub saat kecelakaan kereta pada Oktober 2018. Kereta ekspres tergelincir saat berbelok di tikungan sempit pantai timur laut dalam kecepatan tinggi, menewaskan sedikitnya 18 orang dan melukai hampir 200 orang.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut