Kelompok Bersenjata Serang Tentara Pemerintah, 14 Orang Tewas
Serangan terbaru memunculkan kekhawatiran pada beberapa kandidat, termasuk Presiden Roch Marc Christian Kabore yang sempat menunda kampanye selama dua hari.
Teror serangan bersenjata berpotensi menghambat hampir 1.500 dari total sekitar 8.000 penduduk desa di negara itu untuk ambil bagian dalam pemungutan suara.
Namun pada bulan September, parlemen mengeluarkan undang-undang yang memungkinkan hasil divalidasi meskipun pemungutan suara tidak dilakukan di mana-mana.
Rangkaian serangan bersenjata yang menargetkan angkatan bersenjata Burkina Faso telah berlangsung sejak tahun lalu. Insiden terburuk terjadi pada Agustus 2019 dimana 24 tentara tewas dalam serangan di pangkalan militer di Koutougou.
Editor: Arif Budiwinarto