Kepala Polisi Ini Ditangkap karena Aniaya Tahanan Narkoba hingga Tewas
BANGKOK, iNews.id - Seorang kepala kepolisian di Thailand ditangkap atas tuduhan menganiaya seorang tahanan kasus narkoba hingga tewas. Pria bernama Thitisan Utthanaphon (41) itu sempat buron sebelum menyerahkan diri pada Kamis (26/8/2021).
Kepolisian Nasional Thailand mengonfirmasi, Thitisan menyerahkan diri di Provinsi Chon Buri. Petugas sebelumnya menggerebek rumah megah pria berjuluk Joe Ferrari itu di Kota Bangkok dan menemukan 13 mobil mewah. Penggerebekan memberikan titik terang soal keberadaan pria berpangkat inspektur polisi tersebut.
"Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat, kami tidak akan melindungi pelaku kejahatan. Semua orang akan diperlakukan sama di hadapan hukum. Organisasi kepolisian harus menjadi kepercayaan masyarakat," kata Kepala Kepolisian Nasional Thailand, Suwat Jangyodsuk, seraya menambahkan enam petugas lainnya juga telah ditangkap, dikutip dari AFP, Jumat (27/8/2021).
Thitisan, sebelumnya menjabat kepala kepolisian distrik di Provinsi Nakhon Sawan, serta beberapa rekannya menghadapi dakwaan setelah rekaman video penyiksaan tahanan hingga tewas di penjara menjadi viral di media sosial.
Tayangan menunjukkan sekelompok pria, salah satunya Thitisan, menutup kepala seorang tahanan dengan kantong plastik lalu menganiayanya pada 5 Agustus lalu.
Setelah itu tahanan pingsan dan beberapa petugas berupaya membuatnya siuman namun gagal.
Polisi yang menangani kasus tersebut mengatakan, Thitisan diduga menyebabkan kematian pria itu untuk memerasnya sebesar 2 juta baht.
Sementara itu Thitisan, melalui telepon genggam dalam konferensi pers, menepis sengaja membunuh tahanan serta memeras korban.
"Saya tidak bermaksud membunuhnya, ini kecelakaan. Ini tidak ada hubungannya dengan meminta uang. Saya menggunakan plastik hitam karena tidak ingin dia melihat saya tapi dia merobek kantong plastik itu sehingga saya harus mengikat tangannya ke belakang," kata Thitisan.
Editor: Anton Suhartono