Kerangka Manusia di Hawaii Dipastikan Pilot Pesawat Tempur PD II
Penyebab pesawat yang digunakan DeMoss, F6F Hellcat, jatuh pada 23 Juni 1945 adalah cuaca buruk. Pesawat terpisah dari rombongan lain karena awan tebal yang menutupi sekitar pegunungan.
Laporan surat kabar Star Advertiser, sebagaimana dikutip BBC, menyebutkan, pesawat DeMoss ditemukan sehari kemudian. Namun dalam operasi pencarian, tim tidak menemukan jasad DeMoss.
Menurut Ivey, sejak itu kakeknya berusaha mencari DeMoss, tapi tak juga membuahkan hasil.
Pada 1948, keluarga mendapat informasi dari AL mengenai temuan kerangka di lokasi yang diduga kuat adalah DeMoss. Namun lokasinya sulit dijangkau. Puluhan tahun kemudian, Ivey berupaya mencapai lokasi tersebut dengan bantuan Hawaii Aviation Preservation Society.
Setelah itu, militer AS mengevakuasi kerangka yang belum teridentifikasi itu menggunakan helikopter Black Hawk. Usai pemeriksaan DNA, militer memastikan kerangka itu adalah DeMoss.
Selain kerangka, AL juga menemukan cincin kawin serta wing yang juga akan diserahkan ke keluarga.
Editor: Anton Suhartono