Kerangka Wanita Ditemukan di Dalam Rumah 50 Tahun Setelah Dibunuh
Menggunakan radar bawah tanah, kepolisian Suffolk menemukan kerangka yang terkubur sedalam 2,1 meter di basement yang lantainya sudah dilapisi coran beton.
Berdasarkan hasil tes DNA yang dicocokkan dengan sample anggota keluarga, kerangka yang ditemukan itu dipastikan Pietrewicz.
Selain itu, petugas menghimpun keterangan dari pihak keluarga. Anak korban, Sandy Blampied, mengaku dia terakhir kali bertemu ibunya saat diantar ke bus sekolah. Saat itu usianya 12 tahun.
"Dia tidak akan pernah meninggalkan saya begitu saja. Jika masih hidup dan tinggal di suatu tempat, dia pasti akan menghubungi saya dan kami bisa tinggal bersama," kata Blampied.
Suffolk Times juga melaporkan, sehari sebelum hilang, Pietrewicz menutup rekening dengan mengambil uang yang tersisa sebesar USD1.273.
Hilangnya Pietrewicz disertai dengan pengunduran diri Boken sebagai polisi dengan alasan sakit. Hal ini sempat menimbulkan kecurigaan. Pietrewicz dicurigai masuk dalam pusaran kekerasan rumah tangga yang berujung pada pembunuhannya.
Tapi, belum diketahui apakah hasil pemeriksaan terhadap kerangka itu bisa mengetahui penyebab kematiannya atau tidak.
"Saya pikir dia membunuh ibu saya pada hari terakhir kami bertemu. Dia memeluk dan menciumnya sebelum pergi sekolah dan saya berani bertaruh di hari itulah dia membunuh ibu saya," ujar Blampied.
Editor: Anton Suhartono