Khawatir Dimata-matai, Presiden Prancis Macron Ganti Ponsel dan Nomor Telepon
PARIS, iNews.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengganti telepon seluler (ponsel) serta nomor teleponnya sehubungan kasus spyware Pegasus. Seorang pejabat di istana kepresidenan mengatakan, apa yang dilakukan Macron hanya sebagai tindakan pencegahan.
"Dia punya beberapa nomor telepon. Ini bukan berarti dia dimata-matai, hanya keamanan tambahan," kata sumber tersebut, kepada Reuters.
Sementara itu juru bicara pemerintah Gabriel Attal mengatakan, protokol keamanan presiden selalu menyesuaikan dengan insiden yang terjadi.
"Jelas kami menanggapi (ini) dengan sangat serius," kata Attal.
Politisi Anti-Muslim dan Anti-Pengungsi Ini Kembali Terpilih Jadi Ketua Partai Sayap Kanan Prancis
Surat kabar Le Monde dan Radio France melaporkan pada Selasa, ponsel Macron ada dalam daftar target potensial yang diawasi oleh Maroko. Namun kedua media tersebut menegaskan tidak memiliki akses ke telepon Macron dan tidak dapat memverifikasi apakah telepon itu benar-benar dimata-matai atau tidak.