Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland
Advertisement . Scroll to see content

Khawatir Dimata-matai, Presiden Prancis Macron Ganti Ponsel dan Nomor Telepon

Jumat, 23 Juli 2021 - 11:23:00 WIB
Khawatir Dimata-matai, Presiden Prancis Macron Ganti Ponsel dan Nomor Telepon
Emmanuel Macron (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Maroko telah menolak tuduhan tersebut.

Seorang pengacara untuk Pemerintah Maroko, Olivier Baratelli, mengatakan, kliennya akan mengajukan gugatan pencemaran nama baik kepada organisasi non-pemerintah Amnesty International dan Forbidden Stories. Kedua kelompok itu dituduh berpartisipasi dalam penyelidikan Pegasus serta menuduh Maroko menargetkan pejabat Prancis untuk diawasi dengan spyware.

Kecaman global meluas setelah beberapa media massa internasional melaporkan spyware Pegasus digunakan untuk meretas ponsel milik jurnalis, aktivis HAM, dan pejabat pemerintah di beberapa negara.

Pegasus dikembangkan oleh perusahaan Israel NSO Group. NSO menyatakan perangkat lunaknya digunakan untuk memerangi kejahatan dan terorisme, membantah adanya pelanggaran.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut