Kisah Jatuhnya Pesawat Pengebom AS B-52, 2 Bom Nuklir Hantam Tanah

Tika Vidya Utami ยท Rabu, 10 Agustus 2022 - 21:47:00 WIB
Kisah Jatuhnya Pesawat Pengebom AS B-52, 2 Bom Nuklir Hantam Tanah
Bom nuklir Mark 2 menghujam tanah (Foto: Standford.edu)

JAKARTA, iNews.id - Pesawat pengebom Amerika Serikat (AS) B-52 Stratofortress pernah mengalami kecelakaan saat membawa bom nuklir. Peristiwa itu terjadi pada Januari 1961 di Kota Goldsboro, Carolina Utara. 

Saat itu pesawat membawa dua bom nuklir Mark 39 yang tiba-tiba mengalami permasalahan saat mengisi bahan bakar di udara. Bom tersebut diperkirakan mempunyai kekuatan 200-300 kali lebih kuat dari bom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki. Beruntung, kedua bom tidak meledak meski menghujam tanah.

Saat kejadian, komandan pesawat, Walter S Tulloch, memerintahkan kru untuk melontarkan diri dari ketinggian 9.000 kaki. Lima prajurit berhasil keluar dan mendarat dengan selamat, sementara dua orang tewas.

Diketahui, pesawat B-52 yang berbasis di Pangkalan Angkatan Udara Seymour Johnson di Goldsboro itu sedang dalam misi peringatan 4 jam Operation Coverall di pesisir Atlantik. Operasi tersebut adalah bagian dari program Perang Dingin yang disebut Single Integrated Operational Plan (SIOP) I. 

Pada tengah malam 24 Januari 1961, pesawat pengebom hendak mengisi bahan bakar di pesawat tanker. Ketika proses penyambungan, kru pesawat tanker memberi tahu komandan pesawat B-52 bahwa pesawatnya mengalami kebocoran di sayap bagian kanan. 

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda