Kisah Korban Selamat dari Banjir Bandang Nepal, Istri dan Anak Tewas dalam Hitungan Detik

Pria itu menjadi salah satu warga yang berhasil menyelamatkan diri. Namun, keselamatannya harus dibayar dengan kehilangan dua orang yang paling dicintainya. Istri dan putranya yang berusia 18 tahun hingga kini belum ditemukan.
Ia menggambarkan bagaimana banjir datang dengan sangat cepat.
"Banjir itu datang dalam hitungan detik," kata si pria, dikutip dari Jagran, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, pada pagi hari pihak berwenang sempat mendatangi kawasan tersebut dan memberi tahu warga bahwa bendungan di Sungai Bhote Koshi di sisi Tibet telah jebol.
Air dalam jumlah sangat besar disebut mengalir menuju wilayah mereka. Warga kemudian diperintahkan untuk segera berlari menuju tempat yang lebih tinggi. Namun, waktu yang tersedia sangat terbatas.
"Sangat sedikit orang yang berhasil mencapai tempat aman tepat waktu, karena banjir menyapu banyak orang dalam hitungan detik," ujarnya.