Kisah Korban Selamat dari Banjir Bandang Nepal, Istri dan Anak Tewas dalam Hitungan Detik
Menurut pejabat setempat, rangkaian bencana diduga bermula ketika gletser runtuh dan menghalangi aliran Sungai Lhende, anak sungai Bhote Koshi.
Sumbatan tersebut membuat permukaan air naik secara tiba-tiba. Ketika aliran air menerobos, air dalam jumlah besar kemudian bergerak dengan cepat menuju kawasan di hilir.
Daerah Timure dekat Rasuwagadhi, yang berada di perbatasan Nepal dengan Tibet, menjadi salah satu wilayah pertama yang dihantam banjir. Dalam hitungan menit, air kemudian menerjang wilayah lainnya.
Nepal hingga kini melaporkan sedikitnya 175 orang meninggal dunia, sementara 823 orang masih hilang. Angka ini masih dapat berubah karena operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan.
Medan yang rusak parah menjadi tantangan besar bagi petugas. Jalan dan jembatan rusak, sementara lumpur tebal menutup sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat korban terseret.
Editor: Muhammad Sukardi