Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Tak Akan Kerahkan Militer Rebut Greenland, tapi...
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, dari Menduduki Kekuasaan hingga Kabur ke Uni Emirat

Kamis, 19 Agustus 2021 - 14:54:00 WIB
Kisah Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, dari Menduduki Kekuasaan hingga Kabur ke Uni Emirat
Ashraf Ghani (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump membuka dialog dengan Taliban dalam upaya mengakhiri perang sehingga bisa menarik pasukannya dari Afghanistan. Ironisnya, Trump tak melibatkan Ghani dalam pembicaraan itu. 

Trump ingin menarik pasukannya dari Afghanistan dengan imbalan jaminan keamanan untuk Afghanistan dari Taliban. Lalu pemerintahan Joe Biden melanjutkan dengan benar-benar menarik sepenuhnya pasukan AS, paling lambat pada 31 Agustus.

Keputusan Biden justru membuka jalan bagi Taliban untuk merebut satu per satu kota penting sejak Mei atau saat penarikan pasukan AS dimulai. Puncaknya Taliban memasuki Kabul pada 15 Agustus dan merebut pemerintahan.

Ghani menolak seruan mundur namun dia sepakat dibentuknya pemerintah transisi sebelum Taliban mengambil alih sepenuhnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut