KKB Dilaporkan Culik 52 Orang, Salah Satunya Camat
KANO, iNews.id – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nigeria dilaporkan menculik sedikitnya 52 orang di sebuah desa yang terletak di bagian barat laut negara itu. Di antara korban penculikan tersebut adalah kepala distrik alias camat setempat.
Polisi setempat menyatakan, penyerangan oleh para bandit di Lingyado, Negara Bagian Zamfara, itu menyebabkan lima orang ditangkap. Akan tetapi, menurut keterangan tiga penduduk setempat, setidaknya ada 52 orang diculik pada Minggu (25/10/2020).
Tiga penduduk yang mengaku bernama Rabe, Bube, dan Lawwali itu menolak untuk mengungkapkan identitas mereka lebih lanjut, dengan alasan keselamatan. Mereka mengatakan kepada AFP bahwa sejumlah anggota KKB dengan mengendarai sepeda motor menyerang Desa Lingyado di Kabupaten Maru. Para penjahat itu melepaskan beberapa kali tembakan ke udara untuk menakut-nakuti orang.
Nigeria Barat Laut menderita konflik kronis dan mematikan yang melibatkan KKB dan geng kriminal.
“Para bandit membawa pergi 52 orang dari desa kami, kemarin. Camat kami termasuk di antara mereka yang diculik. Kebanyakan yang diambil paksa adalah laki-laki, dan beberapa anak laki-laki,” kata Rabe, Senin (26/10/2020).
“Mereka datang dengan sepeda motor, masing-masing tiga orang mengendarai, dan mengelilingi desa sebelum terus-menerus menembak ke udara,” tuturnya.
Dia mengatakan, penduduk desa ketakutan dan beberapa keluar dari rumah mereka untuk melarikan diri. Namun, mereka ternyata jatuh ke dalam perangkap para bandit dan diculik.
“Kami menghitung dan menemukan bahwa 52 orang telah diculik,” ujar penduduk lainnya.
Sementara, polisi setempat menyebut hanya lima orang yang diculik, termasuk pejabat lokal yang disebutkan sebagai camat itu. Polisi juga menyatakan, aparat sedang menggelar operasi penyelamatan terhadap para korban penculikan itu.
“Tim pencarian dan penyelamatan polisi bekerja sama dengan militer berada di hutan terdekat, untuk menyelamatkan camat dan empat korban penculikan lain bersamanya,” kata Juru Bicara Kepolisian Negara Bagian Zamfara, Mohammed Shehu.
Geng-geng kriminal dan pencuri ternak di Nigeria sering melakukan penculikan untuk mendapatkan uang tebusan. Akibatnya, banyak penduduk pindah ke daerah yang lebih aman.
Lebih dari 8.000 orang telah meninggal dunia di wilayah tersebut sejak 2011, dan lebih dari 200.000 penduduk mengungsi, beberapa di antaranya ke negara tetangga Niger, menurut International Crisis Group.
Editor: Ahmad Islamy Jamil