Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Hantam Beberapa Jet Tempur AS
Advertisement . Scroll to see content

Konflik Iran-AS Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 101 Dolar AS per Barel

Kamis, 10 September 2026 - 19:52:00 WIB
Konflik Iran-AS Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 101 Dolar AS per Barel
Harga minyak Brent menembus 101 dolar AS per barel pada perdagangan Kamis (10/9/2026), dipicu konflik Iran dan Amerika Serikat (AS) yang memanas. (Ilustrasi/Chat GPT)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Harga minyak dunia kembali naik pada perdagangan Kamis (10/9/2026), dengan Brent menembus level psikologis 100 dolar AS per barel sejak sesi perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini dipicu konflik Iran-Amerika Serikat (AS) yang memanas dan dikhawatirkan semakin mengganggu pasokan energi global.

Melansir AP, harga minyak mentah berjangka Brent melonjak naik 40 sen atau 0,4 persen menjadi 101,61 dolar AS per barel, berdasarkan data pukul 08.14 GMT. Sementara itu, harga minyak mentah acuan Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI), turut menguat 49 sen atau 0,51 persen menjadi 96,54 dolar AS per barel.

Dengan penguatan tersebut, harga Brent tercatat melonjak hampir 30% dibandingkan dari titik terendahnya pada awal Agustus. Menurut data LSEG, harga Brent di pasar fisik juga telah berada di atas 100 dolar AS per barel sejak 3 September.

Kenaikan harga minyak terjadi setelah upaya mencapai kesepakatan permanen antara AS dan Iran untuk menghentikan serangan, kembali pupus. Konflik Iran-AS yang sebelumnya mereda justru kembali pecah pada akhir Agustus.

“Lonjakan harga baru-baru ini menunjukkan bagaimana pasar melihat konflik ini. Perang akan berlangsung lebih lama dari perkiraan sebulan lalu, apalagi dibandingkan awal musim panas. Jika pasokan dan ekspor minyak berkurang, keseimbangan pasokan tetap ketat dan harga tetap tinggi,” kata analis PVM John Evans.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut