Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diam-Diam Raja Charles Kirim Utusan Bertemu Pangeran Harry, Berdamai?
Advertisement . Scroll to see content

Kontroversi Kunjungan Pangeran William ke Israel dan Palestina

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:52:00 WIB
Kontroversi Kunjungan Pangeran William ke Israel dan Palestina
Pangeran William (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

"Yerusamel sudah menjadi ibu kota Israel sejak lebih dari 3.000 tahun. Tidak ada distorsi dalam dokumen briefing untuk kunjungan ini atau itu akan mengubah kenyataan," kata Menteri Urusan Yerusalem, Zeen Elkin, yang juga anggota partai berkuasa, Likud, dalam akun Twitter-nya.

Israel mengklaim seluruh bagian dari Yerusalem sebagai ibu kota abadi dan tak terpisahkan. Sementara Palestina menyebut Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan. Israel merebut Tepi Barat dan Yerusalem Timur dari Yordania dalam perang enam hari pada 1967.

Israel lalu mencaplok Yerusalem timur sehingga memicu kecaman global. Langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional serta melanggar hukum internasional yakni resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB Tahun 1980.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut