Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Korban Tewas Penembakan dalam Kampus Jadi 22 Orang, Mahasiswa: Berhenti Membunuh Kami

Selasa, 03 November 2020 - 16:13:00 WIB
Korban Tewas Penembakan dalam Kampus Jadi 22 Orang, Mahasiswa: Berhenti Membunuh Kami
Tentara Afghanistan berjaga di depan Kabul University pascainsiden baku tembak yang terjadi Senin (2/11/2020). Setidaknya 6 orang jadi korban. (foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Penyerangan bersenjata di Kabul University menambah panjang aksi kekerasan di lingkungan pendidikan Afghanistan dalam 15 hari terakhir. Sebelumnya, ledakan di Pusat Pendidikan Kabul pada 25 Oktober lalu yang menyebabkan 24 orang meninggal dunia, kebanyakan adalah para pelajar.

"Ini merupakan serangan kedua di institusi pendidikan di kota Kabul dalam 10 hari terakhir. Anak-anak dan pemuda Afghanistan harusnya mendapat rasa aman pergi ke sekolah," kata perwakilan NATO di Afghanistan, Stefano Pontecorvo.

Militer Afghanistan belum bisa memastikan identitas pelaku. Sementara itu, milisi Taliban menyangkal keterlibatan pejuang mereka dalam serangan itu.

Kekerasan melanda Afghanistan di saat pemerintah dan negosiator Taliban bertemu di Qatar menggelar pembicaraan damai yang memungkinkan Amerika Serikat membawa pulang pasukannya dan mengakhiri perang berkepanjangan.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut