Lantang, Mantan Perwira AS Sebut Negaranya Terlibat Genosida di Gaza
Bagi Wright, perjuangan flotilla bukan semata aksi politik, melainkan tanggung jawab moral global untuk melawan kejahatan perang dan pembersihan etnis di Gaza.
Dia menegaskan, meskipun beberapa kapal ditahan atau diserang, misi kemanusiaan tidak boleh berhenti.
“Hanya karena satu kapal dan armada sebelumnya ditahan, bukan berarti kita berhenti,” ujarnya.
Diserang Drone Israel di Laut Malta
Beberapa bulan lalu, Wright ikut berlayar dalam kapal Conscience di bawah bendera FFC. Kapal tersebut diserang drone Israel di perairan Malta, membuatnya gagal melanjutkan pelayaran menuju Gaza. Wright berada di dalam kapal saat serangan itu terjadi.
Namun pengalaman tersebut tak menyurutkan tekadnya. Baginya, tindakan Israel di laut lepas merupakan pelanggaran hukum internasional sekaligus bentuk penculikan terhadap para aktivis.