Laporkan Wali Kota karena Berusaha Memerkosa, Anggota Dewan Perempuan Ini malah Dipecat
Tuduhan Arai itu memicu kemarahan anggota dewan laki-laki. Mereka menyebut perempuan yang telah menjadi anggota dewan sejak 2011 dari jalur independen itu melakukan serangan pribadi kepada wali kota.
Anggota dewan lainnya sudah mendesak Arai untuk mundur sejak Desember 2019, namun dibatalkan karena otoritas pemerintah prefektur turun tangan.
Setelah upaya itu digagalkan, para politisi lokal mengumpulkan tanda tangan untuk menggelar pemungutan suara recall.
Seorang juru bicara balai kota mengatakan, dari 2.835 penduduk yang ikut dalam pemilihan recall, 2.542 di antaranya mendukung pencopotan Arai.
Sementara itu Arai mengaku tidak menyesal dengan pencopotannya. Namun dia menyebut pemungutan suara recall sebagai tidak adil dan tidak masuk akal.
"(Saya) Tidak akan diteror oleh tekanan orang-orang yang berkuasa," katanya.
Kusatsu merupakan kota berpenduduk sekitar 6.200 jiwa, tujuan wisata yang dikenal dengan pemandian air panasnya.
Editor: Anton Suhartono