Mahasiswi Israel Korban Pembunuhan di Aussie Disalatkan dan Dimakamkan
Sementara itu beberapa pemuda membawa beberapa spanduk hitam bertuliskan kalimat dalam bahasa Arab dan Inggris "Sudah Waktunya untuk Mengatakan: Berhenti Membunuh Perempuan" serta 'Perempuan memiliki hak untuk hidup damai'.
Beberapa jam sebelumnya, Wali Kota Khaled Abu Mukh dan anggota parlemen Arab Israel Ahmad Tibi menemani ayah Maasarwe saat peti mati tiba di bandara.
Dalam video yang diunggah di media sosial, Tibi mengatakan Maasarwe merupakan putri semua warga Arab Israel.
Warga Arab Israel yang bermukim di Israel sebenarnya merupakan penduduk Palestina yang tidak meninggalkan rumah mereka saat pembentukan Israel pada 1948. Israel mencaplok Palestina setelah diserahkan oleh penjajah Inggris.
Populasi kelompok ini sekitar 17,5 persen dari total penduduk Israel dan sebagian besar mendukung perjuangan Palestina.
Editor: Anton Suhartono