Mahathir: Israel Negara Kriminal yang Pantas Dihukum!
Mahathir lantas menyinggung blokade ilegal terhadap Gaza, tetapi tidak ada negara yang mengutuk Israel karena melanggar hukum internasional dan kode moral.
"Hari ini Israel menyatakan bahwa Yerusalem adalah ibu kotanya. Ketika Palestina menampar tentara Israel, mereka ditembak dan dibunuh dan banyak yang ditahan," katanya, seraya menambahkan bahwa warga Palestina tidak dapat mengunjungi kerabat tanpa menjadi sasaran penghinaan di banyak tempat pemeriksaan yang dibuat oleh orang Israel.
Ketika Palestina menembakkan roket yang sia-sia ke Israel, kata dia, Israel menjatuhkan bom dan menembakkan rudal ke kota-kota dan desa-desa Palestina yang menghancurkan sekolah dan rumah sakit serta membunuh atau melukai pasien dan anak-anak.
Dia menyebut ribuan warga Palestina terbunuh atau terluka melalui tindakan militer Israel.
Semua ini, sambungnya, menjawab pertanyaan mengapa Malaysia tidak mengakui Israel, tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara itu, dan tidak mengizinkan warga Malaysia untuk mengunjungi Israel atau sebaliknya.
"Ini adalah satu-satunya negara di dunia yang diperlakukan Malaysia dengan cara ini," kata Mahathir.
Editor: Nathania Riris Michico