Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : RI Kutuk Keras Serangan Israel Tewaskan 4 Prajurit TNI di Lebanon: Kejahatan Perang!
Advertisement . Scroll to see content

Mahathir: Israel Negara Kriminal yang Pantas Dihukum!

Selasa, 29 Januari 2019 - 09:01:00 WIB
Mahathir: Israel Negara Kriminal yang Pantas Dihukum!
PM Malaysia Mahathir Mohamad. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Malaysia, kata dia, bukan anti-Yahudi atau anti-Semit. Menurutnya, orang-orang Arab juga orang-orang Semitik.

"Tetapi kami berhak mengutuk perilaku tidak manusiawi dan menindas di mana pun, oleh siapa pun. Kami mengutuk rakyat Myanmar atas perlakuan mereka terhadap Rohingya. Kami mengkritik banyak negara dan orang-orang atas tindakan tidak manusiawi," tutur Mahathir.

"Banyak orang dan banyak negara telah mengutuk kita. Tetapi kita belum diberi label atau menyebut orang yang berbicara sebagai hal yang benar di dunia yang bebas," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, Komite Paralimpiade Internasional (IPC) mencabut hak Malaysia untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Para Renang Dunia 2019 yang dijadwalkan digelar pada 29 Juli hingga 4 Agustus di Kuching, setelah negara itu melarang atlet Israel untuk berpartisipasi.

"Malaysia melarang dua atlet Israel, AS melarang warga negara dari lima negara Islam dan berencana untuk membangun tembok melawan Amerika Selatan. Hongaria, Polandia, dan Republik Ceko melarang pengungsi. Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban menyebut pengungsi Suriah sebagai 'penjajah Muslim'," papar Mahathir, menyoroti absurdnya situasi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut