Mahathir Mohamad Sebut Aksi Teror Subur karena Palestina Diperlakukan Tak Adil
Amerika Serikat, lanjut dia, dengan tegas mendukung Israel bahkan saat negara itu melanggar hukum internasional.
“Seiring waktu, warga Palestina menjadi marah dan frustrasi, dan mereka bertindak sendiri. Mereka tidak bisa berperang melawan Israel. Mereka hanya memiliki diri, tapi untuk menimbulkan kerusakan, mereka melakukan serangan tunggal dengan meledakkan diri, membunuh orang-orang di sekitar," katanya.
Mahathir menambahkan, banyak warga sipil tak berdosa terbunuh dan dunia diteror oleh pelaku bom yang bertindak tanpa batasan wilayah lagi.
Di saat bersamaan, lanjut Mahathir, media Barat memanfaatkan kondisi ini dengan membuat opini seolah-olah teroris identik dengan umat Islam.
"Media Barat memainkan aksi teror ini dan kata Islamofobia sering digunakan dan diarahkan kepada muslim seolah-olah semua adalah teroris," katanya.