Makan 1,5 Kantong Permen Setiap Hari, Jantung Pria di AS Berhenti Berdetak
MASSACHUSETTS, iNews.id – Makan permen berujung petaka. Itulah yang dialami seorang pekerja konstruksi di Massachusetts, Amerika Serikat, belum lama ini.
Kesukaan lelaki itu pada permen black licorice secara berlebihan, membuatnya kehilangan nyawa. Selama beberapa pekan, dia makan satu setengah kantong kembang gula itu setiap hari.
Kebiasaan itu membuat nutrisi di dalam tubuhnya menjadi rusak, hingga pada akhirnya menyebabkan jantung pria berusia 54 tahun itu berhenti berdetak, Rabu (23/9/2020) lalu.
“Bahkan, mengonsumsi sedikit saja licorice dapat meningkatkan tekanan darah seseorang,” kata ahli jantung di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Dr Neel Butala, yang menggambarkan kasus tersebut di New England Journal of Medicine, seperti dikutip kembali Alarabiyah, akhir pekan ini.
Pertama Kali di Luar AS, RS di Malaysia Sukses Tanam Alat Pacu Jantung Terkecil
Dia menjelaskan, asam glycyrrhizic ditemukan pada permen licorice hitam dan banyak makanan lain yang mengandung ekstrak akar licorice (sejenis tumbuhan herbal yang di Indonesia disebut akar manis). Asam itu dapat menyebabkan jumlah kalium di dalam cairan tubuh menjadi sangat rendah. Pada gilirannya, ketika kadar asam itu terlalu tinggi, bisa menimbulkan ketidakseimbangan mineral lain—yang disebut elektrolit.