Mansa Musa, Raja Terkaya Dunia yang Mampu Hancurkan Ekonomi Mesir secara Halus
Atas usahanya, Mansa Musa berhasil memeperkuat perdagangan, menambah ulama, penyair, dan pengrajin. Mansa Musa juga menjadikan Timbuktu menjadi salah satu kota terkemuka di dunia Islam.
Dalam perjalanan hidupnya, dia pernah menghancurkan ekonomi Mesir. Bahkan butuh waktu hingga 12 tahun bagi eonomi Mesir untuk pulih.
Menurut teks dari sejarawan Shihab al-Umari, awalnya, dia menghadapi masalah politik kecil dengan penguasa Kairo, al-Malik al-Nasir. Diduga, dia menolak untuk bertemu dengan pemimpin Mesir karena dia diwajibkan untuk mencium tanah dan tangan sultan.
Tapi masalahnya segera teratasi. Konon ketika dia berada di Mesir, Musa I yang dermawan membeli makanan untuk pengiringnya dan oleh-oleh untuk dibawa pulang.
Tidak peduli status sosial mereka, setiap orang menerima sebagian dari kekayaan raja. Dia bahkan dikatakan telah menghadiahkan debu emas kepada orang miskin.
Awalnya hal ini menggetarkan hati orang Mesir, tetapi hadiah emas Mansa Musa itu sebenarnya menurunkan nilai logam mulia di Mesir. Ekonomi mengalami pukulan besar setelah perjalanan raja ke seluruh negeri.
Editor: Umaya Khusniah