Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Bakal Bicara Pelariannya dari Jepang pada Rabu

Nathania Riris Michico ยท Senin, 06 Januari 2020 - 09:01 WIB
Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Bakal Bicara Pelariannya dari Jepang pada Rabu

Eks bos Nissan Carlos Ghosn. (FOTO: Etienne Laurent/AFP/Getty Images)

BEIRUT, iNews.id - Mantan bos Nissan Carlos Ghosn akan memberikan konferensi pers di Lebanon pada Rabu (8/1/2020). Dia akan menjelaskan tentang penerbangannya baru-baru ini dari Jepang.

Sejak tiba di negara asalnya Lebanon hampir sepekan lalu, pengusaha berusia 65 tahun itu hanya sedikit memberi pernyataan ke media.

Bagaimana pelariannya dari Jepang, di mana dia menjadi tahanan rumah atas tuduhan pelanggaran keuangan, masih belum jelas.

Konferensi pers akan diadakan di Beirut pada 8 Januari pukul 15.00 waktu setempat (1300 GMT). Hal itu disampaikan juru bicaranya kepada AFP, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

BACA JUGA:

Kisah Pelarian Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn dari Jepang, Sembunyi di Tas Musik ke Lebanon

Lebanon Terima Pemberitahuan Interpol Tangkap Mantan Bos Nissan Carlso Ghosn

Untuk pertama kalinya, pemerintah Jepang merespons kabar itu sejak kaburnya Ghosn ke Lebanon.

"Seorang tertuduh dengan jaminan melarikan diri tidak dapat dibenarkan," kata menteri kehakiman Jepang, Masako Mori, dalam sebuah pernyataan.

Sebelum melarikan diri, Ghosn sedang menunggu persidangan atas beberapa tuduhan pelanggaran keuangan.

BACA JUGA:

Setelah Kabur dari Jepang, Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Dilaporkan Bertemu Presiden Lebanon

Buka Suara soal Kabur dari Jepang, Eks Bos Nissan Carlos Ghosn: Saya Melakukannya Sendiri

Lebanon Bantah Kabar Presiden Aoun Sambut Buronan Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn

Mantan bos Nissan asal Prancis-Lebanon itu menjadi tahanan rumah di Jepang atas beberapa tuduhan masalah keuangan. Ghosn melarikan diri dari Jepang dengan bersembunyi dalam sebuah kotak alat musik dan tiba di Beirut pada Senin (30/12/2020).

Dia dua kali memenangkan jaminan dengan meyakinkan pengadilan bahwa dia bukan risiko bagi penerbangan internasional.

Ghosn sendiri mengatakan dia meninggalkan Jepang karena tidak lagi mau disandera oleh sistem peradilan Jepang yang curang.

Editor : Nathania Riris Michico