Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat
Advertisement . Scroll to see content

Mantan Dubes AS untuk Rusia William Burns Jadi Direktur CIA yang Baru

Jumat, 19 Maret 2021 - 08:08:00 WIB
Mantan Dubes AS untuk Rusia William Burns Jadi Direktur CIA yang Baru
William Burns (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Senat menyetujui William Burns sebagai direktur CIA yang baru, Kamis (18/3/2021). Dia akan memegang kendali organisasi intelijen utama AS itu di tengah meningkatnya ancaman dari China, Rusia, dan Iran.

Mantan duta besar AS untuk Rusia itu mendapat suara bulat di Senat setelah senator Republik, Ted Cruz, mencabut penolakannya, seperti dikutip dari Associated Press, Jumat (19/3/2021).

Burns merupakan diplomat senior yang sangat berpengalaman. Selain menjadi dubes, dia bertugas di Departemen Luar Negeri selama lebih dari 30 tahun, baik di bawah presiden dari Partai Demokrat maupun Republik. 

Dalam uji kelayakan dan kepatutan bulan lalu, dia mengatakan China sebagai ujian geopolitik terbesar bagi AS. Di sisi lain dia menyebut Rusia tetap menjadi ancaman kuat yang mengganggu.

Pekan ini, badan intelijen merilis temuan bahwa Rusia dan Iran berusaha mencampuri hasil Pilpres AS 2020, namun tidak dengan China.

Burns diterima dengan hangat termasuk dari kubu Partai Republik dalam sidang voting di Senat, namun satu suara untuknya ditahan oleh Cruz. 

Senator itu mengatakan dia baru akan menyetujui Cruz jika pemerintahan Joe Biden memenuhi kewajiban hukum untuk melaporkan dan memberi sanksi kepada kapal dan perusahaan yang membangun pipa gas baru dari Rusia.

Pemerintahan Trump dan Biden menentang pembangunan pipa Nord Stream 2 karena diyakini akan membahayakan keamanan energi Eropa, terutama untuk negara-negara di Eropa Timur dan Tengah, seperti Ukraina dan Polandia. 

Bulan lalu, pemerintah menambahkan sanksi ke kapal Rusia dan pemilik kapal atas proyek di jalur pipa.

Menteri Luar Negeri Antony Blinken menyampaikan pernyataan yang mengutuk pipa tersebut sebagai kesepakatan buruk yang bertujuan untuk memecah belah Eropa dan melemahkan keamanan energi Eropa.

"Departemen (Luar Negeri) menegaskan kembali peringatannya bahwa setiap entitas yang terlibat dalam pipa Nord Stream 2 berisiko mendapat sanksi AS dan harus segera meninggalkan proyek pipa tersebut," kata Blinken.

Setelah Blinken menyampaikan pernyataan itu, Cruz menyetujui penunjukan Burns.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut