Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas Bersyarat, Dinilai Berjasa pada Negara
Tahun lalu, politikus berusia 74 tahun itu pulang ke negaranya secara dramatis. Dia telah mengasingkan diri di luar negeri selama 15 tahun untuk menghindar agar tidak masuk penjara karena kasus korupsi yang melilitnya semasa masih menjadi pejabat negara.
Tak lama sepulangnya dia ke Thailand, hukuman penjara 8 tahun Thaksin diringankan menjadi satu tahun saja oleh raja. Dia hanya menjalani enam bulan penahanan di rumah sakit karena kondisi kesehatan yang dirahasiakan dan tidak pernah menghabiskan satu malam pun di penjara.
Thaksin adalah mantan polisi dan raja telekomunikasi yang menjadi pusat pertikaian selama dua dekade untuk mendapatkan kekuasaan di Thailand. Dia termasuk dalam daftar 930 tahanan yang dianggap lanjut usia atau sakit dan disetujui untuk pembebasan bersyarat, menurut laporan media lokal.
Dengan adanya keputusan tersebut, dia bisa dibebaskan setelah 18 Februari nanti, sesuai dengan peraturan Departemen Pemasyarakatan Thailand. Sampai berita ini ditulis, pengacara Thaksin belum menanggapi panggilan telepon dari wartawan yang meminta komentar atas pembebasan kliennya itu.
Meskipun diberikan pembebasan bersyarat, mantan pemimpin Thailand itu masih bisa ditahan di kemudian hari. Sebab, jaksa penuntut umum mempertimbangkan untuk menuntutnya karena menghina monarki dalam wawancara pada 2015.