Mantan Polisi Derek Chauvin Dihukum Lagi 20 Tahun Penjara dalam Pembunuhan George Floyd
WASHINGTON DC, iNews.id – Pengadilan Distrik Federal AS di Minnesota menjatuhkan hukum 20 tahun 4 bulan penjara terhadap mantan polisi Minneapolis, Derek Chauvin. Dia dinyatakan terbukti melanggar undang-undang hak sipil federal dalam insiden pembunuhan George Floyd pada Mei 2020.
FOX 9 melaporkan, Chauvin sebelumnya juga dinyatakan bersalah pada 2021 oleh Pengadilan Negara Bagian Minnesota atas pembunuhan tingkat dua dalam kematian Floyd. Kala itu, dia dijatuhi hukuman lebih dari 22 tahun penjara.
Di Amerika Serikat, pengadilan negara bagian memiliki wewenang untuk mengatur proses peradilan sendiri di negara bagian yang bersangkutan. Sementara, pengadilan distrik federal—yang berada langsung di bawah konstitusi AS—memiliki kewenangan terbatas, dan mengadili kasus-kasus yang berkaitan dengan kejahatan federal.
Kini, dengan adanya vonis baru dari Pengadilan Distrik Federal, hukuman terhadap Chauvin dari kedua lembaga peradilan yang berbeda itu akan dijalankan secara bersamaan.
Penembakan Pria Kulit Hitam oleh Polisi, Petugas Putar Bukti Rekaman Video
Selain mengakui telah merampas hak-hak sipil Floyd dengan menindih leher korban dengan lutut untuk waktu yang lama, hingga menyebabkan kematian korban, Chauvin juga mengaku bersalah atas tuduhan lain. Tuduhan yang dimaksud adalah menggunakan kekuatan berlebihan terhadap seorang anak laki-laki kulit hitam berusia 14 tahun pada 2017.
Selama sidang pembacaan hukuman, Chauvin berbicara kepada keluarga Floyd, mendoakan yang terbaik dalam hidup mereka, demikian FOX 9 melaporkan. Ibu Chauvin juga berbicara selama persidangan untuk meminta hakim menghukum putranya ke penjara federal di dekat Minnesota atau Iowa, tempat keluarganya tinggal.
Mantan polisi lain yang juga terlibat dalam insiden Floyd, yakni Tou Thao, J Alexander Kueng, dan Thomas Lane juga dinyatakan bersalah di pengadilan federal. Ketiga rekan Chauvin itu dinilai melanggar hak-hak sipil Floyd karena tidak berusaha menghentikan pelaku yang terus berlutut di leher korban.
Hakim mengatakan, Chauvin tak hanya membunuh Floyd, melainkan juga menghancurkan kehidupan rekan-rekannya sesama polisi.
Editor: Ahmad Islamy Jamil