Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Begini Wujud Autopen, Alat Peniru Tanda Tangan yang Dipermasalahkan Trump kepada Joe Biden
Advertisement . Scroll to see content

Mantan Presiden Rusia Sebut Serangan AS Gagal Hancurkan Nuklir Iran

Senin, 30 Juni 2025 - 15:13:00 WIB
Mantan Presiden Rusia Sebut Serangan AS Gagal Hancurkan Nuklir Iran
Dmitry Medvedev menyebut serangan AS ke fasilitas nuklir Iran gagal (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id - Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia yang juga mantan Presiden Dmitry Medvedev menyebut serangan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran sebagai kegagalan. Pernyataan tegas ini disampaikannya untuk menanggapi tudingan Presiden AS Donald Trump bahwa Rusia berencana memasok senjata nuklir ke Iran.

Melalui akun media sosial X, Medvedev menegaskan bahwa Rusia tetap berpegang pada komitmennya dalam Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), dan tidak memiliki niat membantu Iran dengan senjata nuklir di tengah konflik dengan Israel.

“Saya mengutuk serangan AS terhadap Iran. Serangan itu gagal mencapai tujuannya,” ujar Medvedev.

Ia juga menyinggung posisi Iran dan Rusia sebagai negara yang terikat dalam perjanjian NPT, tidak seperti Israel yang hingga kini belum menandatangani perjanjian tersebut. Medvedev mengingatkan bahwa diskusi tentang kepemilikan senjata nuklir seharusnya tidak digunakan sebagai retorika politik.

“Kita jelas tidak boleh berdebat tentang siapa yang memiliki lebih banyak senjata nuklir,” tambahnya, seperti dikutip Anadolu.

Pernyataan Medvedev muncul sebagai respons atas komentar Donald Trump di platform Truth Social. Dalam unggahannya, Trump menyebut ada pejabat Rusia yang "dengan santai" menyebut kemungkinan memasok hulu ledak nuklir ke Iran bersama beberapa negara lain. Trump mempertanyakan apakah Medvedev benar-benar menyampaikan pernyataan seperti itu dalam percakapan internal.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut