Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump: Kapal-Kapal Tanker Mulai Lintasi Selat Hormuz dengan Aman
Advertisement . Scroll to see content

Masih Trauma, Iran Belum Percaya kepada AS meski Segera Teken Perjanjian Damai

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:26:00 WIB
Masih Trauma, Iran Belum Percaya kepada AS meski Segera Teken Perjanjian Damai
Iran masih memiliki ketidakpercayaan yang dalam kepada Amerika Serikat meski kedua negara segera menandatangani kesepakatan damai (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

Ia juga mengatakan AS harus memastikan bahwa Israel berkomitmen untuk menghentikan perang di Lebanon berdasarkan kesepakatan MoU.

Lebanon terseret ke dalam perang Timur Tengah pada awal Maret ketika kelompok Hizbullah melancarkan serangan ke Israel sebagai balasan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Serangan Huzbullah itu memicu serangan dan invasi darat Israel ke Lebanon.

"Amerika Serikat harus menghormati komitmennya. Mereka harus memastikan bahwa rezim Zionis juga menghormati komitmennya sendiri terkait Lebanon," ujarnya.

MoU tersebut juga akan membuka jalan bagi negosiasi selama 60 hari AS-Iran untuk mencapai kesepakatan akhir, mencakup program nuklir Iranl dan pencabutan sanksi yang telah lama diberlakukan terhadap Iran.

“Kesepakatan akhir diharapkan akan disahkan oleh resolusi Dewan Keamanan PBB setelah periode 60 hari,” kata Baghaei, seraya menambahkan Iran  tetap akan belajar dari pengalaman masa lalu.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut