Masjid di Malaysia Dibuka Lagi bagi Turis Setelah Insiden Wanita Joget
KINABALU, iNews.id - Masjid di Kinabalu, Negara Bagian Sabah, kembali dibuka untuk turis setelah inisden dua wisatawan asal China berjoget di halamannya.
Manajemen akan membuka kembali Masjid Bandaraya Kota Kinabalu untuk turis mulai 1 Agustus. Kali ini, setiap turis akan dikenakan biaya 5 ringgit atau sekitar Rp18.000. Selain itu, aturan akan diperketat untuk memastikan kejadian serupa tak terulang.
Kepala Masjid Bandaraya, Jamal Sakaran, mengatakan, hanya perusahaan travel pemegang lisensi dari Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan yang diizinkan membawa wisatawan. Mereka juga harus mendaftar terlebih dulu ke manajemen masjid sebelum datang, tidak bisa mendadak.
(Masjid Bandaraya, Kinabalu/Foto: The Star)
Perusahaan travel harus mengajukan izin selambat-lambatnya tiga hari sebelum datang, sambil menyertakan identitas para wisatawan.
Sementara itu dana 5 ringgit yang dipungut akan digunakan untuk membantu biaya operasional masjid serta upah tambahan bagi staf.