Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenhaj Ungkap 25.922 Jemaah Umrah Telah Pulang ke Indonesia usai Perang AS-Israel Vs Iran
Advertisement . Scroll to see content

Mengapa Arab Saudi Tidak Pernah Dijajah? Begini Sejarahnya

Senin, 26 Agustus 2024 - 11:41:00 WIB
Mengapa Arab Saudi Tidak Pernah Dijajah? Begini Sejarahnya
Seorang pria sedang berdoa, sementara bendera nasional Arab Saudi berkibar di depannya (ilustrasi). (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Pada dasawarasa kedua abad ke-20, keluarga Bani Saud mulai berjuang untuk menguasai negara tersebut. Gerakan politik mereka berlangsung bertepatan dengan Perang Dunia I, ketika Inggris berperang melawan Kekaisaran Ottoman.

Pan-Arab dan pendirian Arab Saudi

Untuk melemahkan Ottoman, Inggris mendukung pemberontakan pan-Arab. Pada akhir perang, Kekaisaran Ottoman kehilangan kendali atas Arab Saudi dan sejak itu telah menjadi salah satu wilayah yang kuat di dunia.

Pada 1915, Kerajaan Inggris menandatangani Perjanjian Darin dengan pemimpin Bani Saud, Abdulaziz al-Saud, yang juga pendiri Arab Saudi. Perjanjian tersebut menetapkan Arab Saudi sebagai protektorat Inggris, namun bukan koloni. 

Sebagai balasannya, Inggris akan membantu Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya dalam menghentikan pengaruh Kekaisaran Ottoman. Setelah 17 tahun berselang pascapenandatanganan perjanjian itu, Kerajaan Arab Saudi pun didirikan.

Begitulah sejarah ringkas yang menjelaskan mengapa Arab Saudi tidak pernah dijajah bangsa Eropa. 

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut