Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kendaraan Taktis Pasukan Perdamaian Internasional Tiba di Gaza, Personel Menyusul
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Oxycodone, Obat Tergolong Narkotika Ditemukan dalam Bantuan AS untuk Warga Gaza

Sabtu, 28 Juni 2025 - 11:29:00 WIB
Mengenal Oxycodone, Obat Tergolong Narkotika Ditemukan dalam Bantuan AS untuk Warga Gaza
Penemuan obat oxycodone dalam paket bantuan AS untuk warga Gaza menimbulkan kontroversi dan kekhawatiran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Para pakar kemanusiaan mempertanyakan motif di balik pengiriman obat-obatan semacam ini. Apakah benar dimaksudkan untuk perawatan luka akibat perang, atau justru akan menambah beban kesehatan mental dan ketergantungan medis di masyarakat yang sudah sangat tertekan?

Ketergantungan Opioid: Masalah Global

AS sedang menghadapi krisis opioid selama dua dekade terakhir, dengan oxycodone menjadi salah satu pemicu utamanya. Puluhan ribu orang meninggal setiap tahun akibat overdosis opioid, baik dari penggunaan ilegal maupun penyalahgunaan obat resep seperti oxycodone.

Kondisi ini memunculkan ironi: negara yang sedang bergulat dengan epidemi kecanduan opioid justru mendistribusikan obat sejenis ke wilayah lain yang sangat rentan.

Seruan Transparansi dan Akuntabilitas

Sejumlah organisasi kemanusiaan dan kelompok hak asasi manusia menyerukan investigasi menyeluruh terhadap temuan ini. Mereka menuntut agar proses pengadaan dan distribusi bantuan medis internasional diawasi lebih ketat agar tidak menjadi alat politik atau memperburuk kondisi sosial masyarakat yang dibantu.

Warga Gaza berhak atas bantuan yang aman, bermutu, dan sesuai kebutuhan. Penyaluran obat keras tanpa edukasi dan pengawasan bukan hanya tindakan sembrono, tetapi juga bisa menjadi bumerang dalam jangka panjang.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut