Mengharukan, Bocah 'Berambut Es' Akhirnya Bertemu Ibunya saat Imlek
Penderitaan Fuman belum selesai. Setelah ditinggal ibunya, pada akhir 2017 dia kehilangan ayahnya. Bukan meninggal, tapi ayahnya dipenjara setelah membunuh tetangga. Setelah Gangkui tak di rumah lagi, Fuman hanya hidup bersama kakak perempuannya.
"Ibu, saya tidak mau menunggu lagi hanya untuk kecewa, bisakah Ibu kembali?" kata Fuman, dalam sebuah pesan yang disampaikan kepada Lu, seperti dilansir South China Morning Post, Kamis 15 Februari 2018.
"Ibu, saya ingin Ibu memukul dan memarahi atas kesalahan saya, seperti yang dilakukan ibu lain terhadap anak-anak mereka. Paling tidak, Ibu akan berada di sisi saya, pulang Bu!" kata Fuman lagi.
Harapan Fuman untuk bisa berkumpul lagi dengan ibunya terealisasi beberapa hari lalu atau menjelang Tahun Baru Imlek. tak hanya itu, dia sangat berharap ibunya mau tinggal bersama lagi.
Bocah berjuluk 'Ice Boy' itu harus berjalan lebih dari 1 jam dari rumahnya melintasi pegunungan yang berbahaya untuk bisa bersekolah. Perjalanan itu dilakoninya dengan hanya mengenakan pakaian tipis. Fotonya diambil gurunya lalu diunggah di internet.
Pengguna internet memberi simpati dan menyumbang. Keluarga itu bahkan difasilitasi perjalanan gratis ke Beijing, sebuah pengalaman pertama bagi Fuman.
Editor: Anton Suhartono