Menkes: 70 Persen Kasus Covid-19 Arab Saudi Berakhir dengan Kesembuhan
Selain protokol perawatan, Arab Saudi juga menerapkan sejumlah langkah yang ketat untuk memperlambat penyebaran virus. Langkah pembatasan itu bahkan diberlakukan sejak ketika negara itu masih mencatatkan sedikit kasus yang dikonfirmasi.
Pemerintah Arab Saudi menutup semua perjalanan domestik dan internasional; menutup unit-unit bisnis, dan; akhirnya memberlakukan jam malam 24 jam pada semua kota besar. Kerajaan Arab Saudi baru-baru ini mulai mencabut pembatasan tersebut, termasuk dengan mengizinkan pergerakan bagi penduduk di dalam negeri dan melakukan perjalanan antarprovinsi.
Banyak toko (termasuk grosir), ritel, dan mal, yang telah diizinkan untuk dibuka kembali, dengan catatan tetap mengikuti protokol kesehatan.
Al-Rabiah mengatakan, Pemerintah Arab Saudi belum berencana untuk kembali melakukan penguncian atau karantina wilayah (lockdown) dan pembatasan sosial lagi. Kendati demikian, dia menegaskan bahwa semuanya sangat bergantung pada pemahaman dan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan tindakan pencegahan wabah.
“Kita berada di kapal yang sama. Jika kita semua patuh, maka kita akan berhasil. Namun, siapa pun yang tidak mematuhinya, bisa membawa kita kembali (kepada kebijakan lockdown),” tuturnya.
Editor: Ahmad Islamy Jamil