Menlu Iran Sebut AS dan Israel Ancaman Nuklir bagi Timur Tengah

Ahmad Islamy Jamil ยท Kamis, 06 Agustus 2020 - 21:34 WIB
Menlu Iran Sebut AS dan Israel Ancaman Nuklir bagi Timur Tengah

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif. (Foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id – Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, menyebut AS dan sekutunya Israel sebagai ancaman nuklir bagi kawasan Timur Tengah. Hal itu diungkapkannya pada peringatan 75 tahun serangan bom atom di Hiroshima, Jepang.

“Hari ini, nuklir AS dan Israel mengancam wilayah kami (Timur Tengah),” cuit Mohammad Javad Zarif lewat akun Twitter-nya.

Dalam sejarah dunia, bom atom pertama yang digunakan dalam peperangan dijatuhkan di Kota Hiroshima pada 6 Agustus 1945 oleh pesawat pembom B-29 Enola Gay milik AS. Ledakan bom nuklir ketika itu menewaskan sekitar 140.000 orang—mayoritas warga sipil Jepang.

“75 tahun yang lalu, hari ini, AS mendapat penghujatan karena menjadi pengguna senjata nuklir pertama dan satu-satunya. Dan melawan orang tak berdosa,” kata Zarif.

Israel diyakini sebagai satu-satunya kekuatan bersenjata nuklir di Timur Tengah, meskipun tidak pernah mengakuinya.

Cuitan Zarif kali ini muncul dalam konteks ketegangan antara Teheran dan Washington DC. Amerika secara sepihak menarik keluar dari kesepakatan nuklir multilateral dengan Iran pada 2018 dan menerapkan kembali sanksi kepada Negeri Persia itu.

AS dan Israel menuduh Iran sedang mengembangkan bom nuklir, tuduhan yang selalu dibantah oleh Teheran.

Iran dan AS berada di ambang konfrontasi langsung pada Januari lalu, ketika serangan pesawat tak berawak (drone) AS menewaskan jenderal Iran, Qasem Soleimani, di Irak.

Amerika Serikat dan Iran tidak memiliki hubungan diplomatik yang formal sejak 1980.

Editor : Ahmad Islamy Jamil