Milisi Serang Konvoi Gubernur, Tewaskan Puluhan Orang serta Curi Truk Berisi Senjata

Arif Budiwinarto ยท Sabtu, 26 September 2020 - 20:08 WIB
Milisi Serang Konvoi Gubernur, Tewaskan Puluhan Orang serta Curi Truk Berisi Senjata

Serangan milisi jihadis pada rombongan gubernur di kota Baga, Nigeria, menewaskan puluhan orang. (foto: 24newshd)

BAGA, iNews.id - Korban tewas akibat serangan milisi jihadis pada konvoi gubernur regional di timur laut Nigeria bertambah menjadi 30 orang. Korban tewas terdiri dari polisi dan juga warga sipil.

Sumber keamanan Nigeria mengonfirmasi konvoi yang mengangkut Gubernur Borno, Babagana Umara Zulum, diserang oleh pemberontak pada hari Jumat (25/9/2020) waktu setempat di dekat kota Baga di tepi Danau Chad.

AFP melaporkan, Sabtu (26/9/2020), berdasarkan keterangan otoritas berwenang jumlah korban tewas dalam serangan di negara bagian Borno meningkat dua kali lipat karena lebih banyak mayat ditemukan. Total, ada 30 orang dinyatakan tewas termasuk 12 polisi, lima tentara, empat anggota milisi pendukung pemerintah serta sembilan warga sipil.

"Penghitungan (korban tewas) telah meningkat menjadi 30 karena banyak jenazah diambil di sekitar lokasi serangan. Dan masih banyak orang terluka," kata sumber.

Sedangkan laporan sumber keamanan lainnya menyebut para penyerang melarikan delapan kendaraan setelah melumpuhkan konvoi.

"Para teroris melarikan diri dengan sebuah mobil baja pengangkut personel, sebuah truk senjata dan enam kendaraan utilitas olahraga dalam konvoi itu," ujarnya.

Gubernur Zulum--yang menurut sumber tidak terluka dalam serangan itu--telah terbang ke wilayah itu untuk mempersiapkan kembalinya penduduk yang mengungsi dari Baga akibat konflik.

Kelompok yang berafiliasi dengan ISIS di Provinsi Afrika Barat (ISWAP) mempertahankan sebagian besar kampnya di pulau-pulau di Danau Chad dan wilayah itu dikenal sebagai benteng bagi para jihadis.

Milisi jihadis baru-baru ini mengintensifkan serangan terhadap sasaran militer dan sipil di wilayah tersebut.

Pada Juli lalu, konvoi Gubernur Zulum mendapat serangan dari ISWAP di luar Baga, memaksanya untuk membatalkan perjalanannya ke kota.

Selama satu dekade, pemberontakan di timur laut Nigeria telah menewaskan 36.000 orang dan memaksa lebih dari 2 juta orang meninggalkan rumah mereka.

Sebagian besar pengungsi ditempatkan di kamp-kamp kumuh di mana mereka bergantung pada bantuan makanan dari badan amal internasional.

Editor : Arif Budiwinarto