Militer Israel Buru 1.000 Pemuda Yahudi Ultra-Ortodoks yang Tolak Dikirim Perang ke Gaza
Sejak putusan Mahkamah Agung itu diberlakukan, otoritas Israel mengirim 3.000 perintah wajib militer kepada orang-orang Yahudi ultra-ortodoks. Bahkan Menteri Pertahanan Israel yang baru, Israel Katz, pekan lalu mengatakan akan mengirim 7.000 perintah tambahan yang telah disetujui oleh pendahulunya Yoav Gallant.
Namun, Tayeb memperingatkan jumlah itu masih belum cukup untuk memenuhiu kebutuhan di medan perang. Bahkan jika jumlahnya ditambah menjad 10.000 Yahudi ultra-Ortodoks masih belum cukup.
“IDF membutuhkan tentara. Kami menyinggung angka 10.000, tetapi ini bukan angka yang stabil karena sayangnya kita ada korban,” ujarnya, dikutip dari CNN, Kamis (21/11/2024).
Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid juga mendesak Katz untuk segera mengeluarkan perintah wajib militer tambahan. Dia juga meminta agar para peserta wajib militer yang mangkir ditindak tegas.
"Ini adalah ujian yang mengungkap siapa yang berdiri di pihak pasukan tempur dan siapa yang berdiri di pihak para pelanggar wajib militer," katanya di media sosial X.