Militer Israel Buru 1.000 Pemuda Yahudi Ultra-Ortodoks yang Tolak Dikirim Perang ke Gaza
TEL AVIV, iNews.id - Militer Israel mengeluarkan 1.126 surat perintah penangkapan kepada pemuda Yahudi ultra-ortodoks yang mangkir dari wajib militer.
Pejabat Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Shay Tayeb mengumumkan surat perintah penangkapan tersebut kepada parlemen pada Selasa lalu. Para pelanggar akan dipanggil dan diberi peringatan sebagai peringatan awal.
Namun jika masih mangkir lagi, mereka akan dipanggil lagi dan dinyatakan menghindari wajib militer. Setelah itu otoritas akan mencegah mereka ke luar negeri hingga ditangkap.
Langkah tersebut kemungkinan akan memicu perlawanan dari kelompok sayap kanan radikal pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Mereka sejak awal menentang pemberlakuan wajib militer kepada mahasiswa Yahudi ultra-ortodoks, bahkan sempat mengancam akan keluar dari koalisi pemerintah.
Mahkamah Agung Israel mengubah aturan dengan mewajibkan orang-orang Yahudi ultra-Ortodoks (Haredi) tertentu untuk menjalani dinas militer untu membatu perang di Jalur Gaza dan Lebanon. Sebelumnya mereka dikecualikan dari dinas militer.