Militer Jatuhkan Bom di Desa, 7 Warga Sipil Tewas Terbakar
NAYPYIDAW, iNews.id - Militer Myanmar melancarkan serangan udara ke sebuah desa wilayah Sagaing tengah negara itu. Akibatnya tujuh warga sipil tewas.
Menurut keterangan saksi dan laporan di BBC Burma, pesawat militer menjatuhkan bom pada upacara sumbangan lingkungan di Desa Moe Tarr Lay di Kota Katha, Rabu (18/1/2023) malam.
Tujuh penduduk desa tewas. Sejumlah mayat di antaranya terbakar tanpa bisa dikenali. Selain itu, sedikitnya lima orang luka-luka.
Seorang warga desa yang juga saksi mata, Zin (44) mengatakan, puluhan rumah hancur. Selain itu, jalur komunikasi serta aliran listrik terputus di beberapa distrik.
Infografis Myanmar Penjarakan 112 Warga Rohingya, termasuk Anak-Anak
"Beberapa jenazah yang terbakar parah dikuburkan tadi malam dan yang lainnya akan dikuburkan hari ini," kata Zin.
Dia menambahkan penduduk Desa Moe Tarr Lay melarikan diri. Mereka takut akan ada serangan udara lebih lanjut.
Rezim Myanmar Penjarakan 112 Orang Rohingya karena Alasan Ini
Seorang juru bicara junta tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar.
Myanmar dilanda pertempuran sejak tentara menggulingkan pemerintah terpilih pada Februari 2021. Gerakan perlawanan, beberapa di antaranya bersenjata, telah muncul di seluruh negeri. Militer berupaya melawan mereka dengan kekuatan mematikan.
Disapu Banjir, Ekspatriat Myanmar di Arab Saudi Ditemukan Tewas
Dewan Keamanan PBB telah menuntut diakhirinya kekerasan dan mendesak militer Myanmar untuk membebaskan semua tahanan politik. Salah satunya pemimpin terguling Aung San Suu Kyi.
Editor: Umaya Khusniah