Militer Niger Setop Pengiriman Makanan ke Kedubes Prancis, Staf Diplomatik Kelaparan
NIAMEY, iNews.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut duta besarnya di Niger dan staf diplomatik diperlakukan seperti tawanan. Stok makanan disetop menyebabkan mereka kelaparan.
Macron menuding junta militer Niger sengaja menghalangi pengiriman makanan ke gedung tersebut.
"Duta Besar Sylvain Itte hidup dari makanan darurat," kata Macron, seperti dikutip dari DW, Selasa (19/9/2023).
Macron menyebut semua staf diplomatik diperlakukan seperti tawanan. Dia mendesak agar akses ke Kedubes Prancis di Niger tidak dihalangi.
Prancis Ultimatum Niger, Minta Diplomat Segera Dibebaskan
"Secara harfiah mereka ditahan. Mereka menghalangi pengiriman makanan," ujar Macron.