Murka, Trump Beri Lampu Hijau Serangan Siber Terhadap Sistem Rudal Iran
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan menyetujui serangan siber yang melumpuhkan sistem komputer Iran yang digunakan untuk mengendalikan peluncuran roket dan rudal.
AS disebut melancarkan serangan dunia maya terhadap sistem kontrol rudal Iran dan jaringan mata-mata mereka pekan ini setelah Iran menjatuhkan pesawat pengintai AS.
Presiden AS Donald Trump memerintahkan serangan militer pembalasan terhadap Iran setelah penembakan drone AS, namun kemudian membatalkannya. Dia menyebut tanggapannya tidak akan "proporsional" dan sebaliknya, dia menjanjikan sanksi baru pada negara itu.
Namun setelah pesawat tak berawak itu jatuh, Trump secara diam-diam mengizinkan Komando Siber AS untuk melakukan serangan dunia maya terhadap Iran, sepeti dilaporkan The Washington Post.
Serangan itu melumpuhkan komputer yang digunakan untuk mengendalikan peluncuran roket dan rudal, mengutip sumber yang dekat dengan isu ini.
Yahoo, mengutip dua mantan pejabat intelijen, menyebut bahwa AS menargetkan kelompok mata-mata yang bertanggung jawab untuk melacak kapal di Selat Hormuz yang strategis. AS menyalahkan Iran atas dua serangan baru-baru ini terhadap kapal tanker minyak.
Post melaporkan serangan itu, yang tidak menimbulkan korban, direncanakan selama berminggu-minggu dan pertama kali diusulkan sebagai tanggapan terhadap serangan kapal tanker itu.
Pejabat pertahanan AS menolak mengonfirmasi laporan tersebut.
"Sebagai masalah kebijakan dan untuk keamanan operasional, kami tidak membahas operasi dunia maya, intelijen atau perencanaan," kata juru bicara Departemen Pertahanan Heather Babb, kepada AFP, Minggu (23/6/2019).
Ketegangan tinggi antara AS dan Iran sekali lagi meningkat setelah langkah Trump lebih dari satu tahun yang lalu untuk menarik AS keluar dari perjanjian multinasional yang bertujuan mengekang ambisi nuklir Iran.
Pemerintahannya memberlakukan lagi serangkaian sanksi ekonomi yang kuat yang dirancang untuk menghalangi penjualan minyak Iran dan melumpuhkan ekonominya.
Pada Sabtu kemarin, Trump mengatakan AS akan menjatuhkan sanksi besar pada Iran pekan depan.
Iran menyatakan pihaknya menembak jatuh drone AS pada Kamis setelah pesawat nirawak itu terbang melanggar wilayah udara Iran -sesuatu yang dibantah AS.
Sementara itu, Iran membantah bertanggung jawab atas serangan-serangan kapal tanker, dan seorang pejabat tinggi militer berjanji untuk menyerang kepentingan AS dan sekutunya jika AS menyerang.
Editor: Nathania Riris Michico